Doni Wahyudi - detiksport
Senin, 25/03/2013 13:50 WIB
Getty Images/Mirco Lazzari GP
Jerez - Untuk kali pertama dalam dua tahun terakhir,
Valentino Rossi bisa mengalahkan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo.
Keberhasilan menjadi pebalap tercepat di latihan Jerez membuat
The Doctor sangat girang.
Dalam sesi latihan pra musim
hari kedua yang digelar di Sirkuit Jerez, Minggu (24/3/2013) kemarin waktu setempat, Rossi menjadi
rider
dengan catatan waktu terbaik. Satu menit 39,525 detik yang dia torehkan
membuat Rossi berada di depan Pedrosa dan Lorenzo, dua pebalap yang
dianggap sebagai yang terbaik saat ini.
Ini adalah untuk kali
pertama Rossi berada di depan dua nama tersebut sejak bergabung ke
Ducati dua musim lalu. Tidak pernah sebelumnya saat balapan, sesi
latihan bebas, kualifikasi atau tes pra musim, Rossi mengalahkan Pedrosa
serta Lorenzo. Karenanya, Rossi sangat senang dengan apa yang dia dapat
di Jerez.
"Itu tidak penting, (tapi) sangat penting! Saya sangat
senang, bukan hanya karena posisinya, tapi juga karena kami
memodifikasi beberapa setelan untuk mengantisipasi M1 dengan gaya
berkendara saya," sahut Rossi.
"Sangat penting buat kami untuk
mengetahui setelan ini, yang bisa membantu dan memberi pengaruh pada
gaya berkendara saya - untuk berkendara dengan cara yang lebih baik dan
lebih konsisten, terutama tetap mencatatkan waktu yang bagus saat
memakai ban lama," lanjut Rossi di
Crash.
Keberhasilan
menjadi yang tercepat di hari kedua tes pra musim Jerez bisa menjadi
indikasi tingginya daya saing pebalap Italia berusia 33 tahun itu di
musim 2013 ini. Apalagi sejak kembali memperkuat Yamaha di akhir musim
lalu, Rossi selalu memcatatkan hasil bagus.
"Bisa berada di
posisi terdepan dengan waktu (satu menit) 39,5 detik dan juga bisa
secepat Jorge. Saya dan seluruh tim saya sangat senang dan saya pikir
kami siap melanjutkan pekerjaan ini."
"Untuk besok (Senin ini
-red), kami punya sasis baru dengan beberapa perubahan kecil, jadi
Lorenzo dan saya akan mencobanya. Kami harap kami bisa sedikit
meningkatkan level permainan kami," harap Rossi.