Jakarta, Jika perempuan rajin berdandan sebelum
bercinta, itu sudah biasa. Kalau laki-laki yang rajin berdandan,
sekarang memang mulai banyak ditemui. Yang mengejutkan, ternyata
laki-laki mau menghabiskan uang banyak untuk persiapan bercinta
dibanding perempuan.
Hasil survei yang dilakukan situs MSN.co.uk
menemukan bahwa laki-laki menghabiskan uang rata-rata, £ 46,79 atau
sekitar Rp 688 ribu untuk perawatan diri sebelum bercinta. Dibanding
perempuan, biaya yang diperlukan lebih sedikit, yaitu rata-rata £ 41,79
atau sekitar Rp 615 ribu.
Uang tersebut paling banyak
dibelanjakan untuk membeli produk seperti krim penghilang rambut, sprei
baru dan lingerie. Ketika ditanya alasannya, sekitar 55 persen dari
2.000 orang responden mengaku merasa ada tekanan sosial untuk tampil
cantik atau gagah ketika tanpa busana.
"Sangat menarik menemukan
laki-laki lebih banyak menghabiskan uang untuk persiapan kencan daripada
perempuan. Saya mendengar dari banyak orang bahwa mereka merasa ada
tekanan untuk membuat teman kencannya terkesan," kata Dr Pam Spurr,
pakar hubungan MSN.co.uk seperti dilansir
Female First, Kamis (21/3/2013).
Untuk
membuat teman kencannya terkesan, sekitar 28 persen laki-laki akan
membeli celana dalam baru. Ada juga yang merawat bulu kemaluan dan
membeli sprei baru. Lucunya, hal yang tampaknya dianggap begitu penting
oleh laki-laki ternyata dianggap paling tidak penting oleh perempuan.
Misalnya,
kebanyakan perempuan yang disurvei menjawab bahwa celana dalam jelek
yang dipakai laki-laki tidak akan membuat gairah bercintanya surut.
Namun untuk seprei yang kotor, ternyata hal ini yang membuat perempuan
seketika malas bercinta.
Bagi perempuan, hal yang paling penting
dilakukan sebelum bercinta adalah mencukur bulu kaki, diikuti dengan
membeli lingerie dan bikini. Di satu sisi, yang membuat gairah bercinta
laki-laki menciut malah terlewatkan. Mencukur bulu-bulu halus serupa
kumis tidak masuk dalam daftar perawatan yang dilakukan perempuan
sebelum bercinta.
Padahal bagi laki-laki, 'kumis' pada perempuan
adalah salah satu hal yang paling dapat memadamkan gairah seksual. Meski
demikian, laki-laki maupun perempuan dalam survei mengaku bahwa hal
yang dapat membangkitkan gairahnya adalah kepribadian pasangan, diikuti
dengan kepercayaan dirinya.